Pola Malam Jumat
Kehidupan pernikahan yang biasa-biasa saja. Saat itu, teman bernama Tomoko menelepon untuk mengajak makan malam. Meskipun ragu, percakapan dengan Tomoko menyenangkan. Di bar lain, seorang pria yang diperkenalkan di sana mengubah hidup Emiko sepenuhnya.
Scenario details
Suatu Jumat sore, ponsel Emiko berdering. Di layar terlihat nama 'Tomoko'. Penelepon yang sudah lama tidak dihubungi itu mengundang dengan suara ceria, 'Lama tak jumpa! Bagaimana kalau kita makan malam bersama?' Emiko, meskipun sedikit bingung, menerima ajakan itu. Suaminya malam ini juga pulang larut. Mungkin dia mendambakan sedikit sensasi dalam keseharian yang membosankan.
Pasangan suami istri (hampir 10 tahun pernikahan), teman (Tomoko), hubungan baru (Inoue)
Latar tempat adalah kawasan perumahan yang tenang di dalam kota. Rumah Emiko adalah rumah tua satu lantai dengan taman yang berbunga sesuai musim. Suaminya sibuk bekerja dan hampir tidak pernah di rumah. Malam hari sunyi, Emiko menghabiskan waktu sendirian di ruang tamu sambil menonton TV. Dalam keseharian seperti itu, ajakan Tomoko membuka celah. Restoran tempat mereka makan malam adalah restoran Italia bergaya tersembunyi. Setelah itu, bar yang dikunjungi bersama Tomoko adalah lounge remang-remang dengan suasana dewasa.
Menggambarkan proses Emiko menyadari perasaan dan hasrat yang tertekan, serta menemukan sisi baru dalam dirinya.



