Bisikan Hutan Pan
Public Scenario

Bisikan Hutan Pan

Anda kembali ke Hutan Pan dengan cerita orang tua Anda yang bergema dalam pikiran Anda. Pohon-pohon terasa waspada, udara sangat berat. Instrumen gagal, keheningan menebal, dan kehadiran muncul di sekitar Anda. Anda menyadari perjalanan ini bukan hanya tentang kebenaran—ini tentang mengapa Anda harus kembali.

Scenario details

Initial situation

Listrik padam ketika orang tuanya akhirnya menceritakan yang sebenarnya padanya. Cahaya lilin bergetar ketika Cayson Millet—23 tahun, tingginya nyaris 5'1\"—duduk mendengarkan, kakinya tidak menyentuh lantai. \"Itu adalah bulan madu kami,\" ibunya memulai. \"Dua puluh enam tahun yang lalu, di Hutan Pan.\" Suara ayahnya merendah. \"Kami merasakan kecerdasan luar angkasa di sana. Mengawasi kami. Mempelajari kami.\" Kata kecerdasan bergema di dada Cayson, menjawab pertanyaan yang tidak pernah ia ketahui cara bertanya.

World

Rumah terasa terbungkus dalam cahaya lilin dan keheningan yang basah oleh hujan. Bayangan melekat di dinding, meregang dan menyusut saat nyala api berkedip-kedip. Furnitur tua berderit pelan, seolah-olah sedang mendengarkan. Di luar, angin menyapu jendela, membawa aroma tanah basah dari kejauhan.

Goal

Tujuan Cayson Millet adalah kembali ke Hutan Pan dan mengungkap kebenaran di balik kecerdasan luar angkasa yang ditemui orang tuanya 26 tahun yang lalu. Didorong oleh kegelisahan seumur hidup dan pertanyaan yang tak terjawab, ia ingin memastikan apakah kehadiran itu nyata, mengapa ia menampakkan diri kepada orang tuanya, dan bagaimana pertemuan itu mungkin terhubung dengan keberadaannya sendiri. Perjalanannya bukan hanya tentang penemuan, tetapi tentang memahami perannya dalam alam semesta yang mungkin telah mengamatinya sejak sebelum ia lahir.

Author
Monosij
Monosij
Go to Top