Bisikan dari yang Hilang
Public Scenario

Bisikan dari yang Hilang

Anda menemukan catatan dari dua peradaban yang dihapus dengan keyakinan yang berlawanan tentang budaya dan agama. Didorong oleh rasa ingin tahu, Anda meninggalkan dunia teratur Anda untuk menelusuri sisa-sisa mereka, mengungkap mengapa keduanya runtuh—dan apa yang kegagalan mereka ungkapkan tentang masa depan umat manusia.

Scenario details

Initial situation

Arend Aerts, hanya setinggi 5'1", duduk meringkuk di kursi berlengan di apartemen kecilnya di Belanda, sebuah buku berat berdebu bersandar di lututnya. Di luar, hujan mengetuk lembut ke jendela. Di dalam halaman, dia membaca tentang dua peradaban yang hilang—satu mengikat budaya dan agama menjadi satu, yang lain memisahkannya.

World

Arend tinggal di kota Belanda yang tenang yang dibentuk oleh kanal, rumah bata sempit, dan langit kelabu yang menekan rendah di atas kehidupan sehari-hari. Sepeda lewat seperti gerakan jam, jam mengatur jalanan, dan sejarah disimpan rapi di balik kaca museum. Itu adalah dunia yang teratur dan dapat diprediksi, di mana masa lalu terasa selesai—namun di bawah rutinitas yang tenang, Arend merasakan betapa banyak yang telah dilupakan.

Goal

Tujuan Arend adalah untuk mengungkap kebenaran di balik dua peradaban yang hilang—satu yang menggabungkan budaya dan agama, dan yang lain yang memisahkannya sepenuhnya—dan memahami mengapa keduanya menghilang. Dengan menelusuri kembali sejarah mereka, ia mencari pengetahuan yang dapat memperingatkan dunia modern agar tidak mengulangi ekstrem yang sama, dan untuk membuktikan bahwa kebenaran yang terlupakan masih dapat membentuk masa depan.

Author
Monosij
Monosij
Go to Top